ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


ANTARAJATIM.NET –   JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan. Mengutip data RTI, Senin (8/3), IHSG merosot 0,16% atau 10,28 poin ke level 6.248,46 pada akhir perdagangan.

IHSG paling tertekan dari penurunan sektor tambang, barang-barang konsumsi, keuangan dan manufaktur. Masing-masing sektor itu turun 2,70%, 0,52%, 0,43% dan 0,05%. 

Sementara itu, sektor perkebunan, infrastruktur, perdagangan dan aneka industri menguat masing-masing 2,11%, 0,73%, 0,68% dan 0,57%.

Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 25,80 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,58 triliun. Sebanyak 255 saham turun, 220 saham menguat dan 159 saham nilainya tidak berubah.

Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 469,40 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: IHSG turun 0,16% ke 6.248 di akhir perdagangan Senin (8/3)

Saham yang paling banyak dilego asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 307,9 miliar. Saham BBCA ditutup melemah 1,18% ke RP 33.600 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 18,1 juta dengan nilai transaksi Rp 614,7 miliar.

Asing juga melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 61,5 miliar. Saham BMRI juga ditutup melemah 0,77% ke Rp 6.425 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI mencapai 38,3 juta dengan nilai transaksi Rp 249,2 miliar.

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga dilego asing sebesar Rp 60,2 miliar. Saham INCO anjlok 6,21% ke Rp 4.830 per saham. Total volume perdagangan saham INCO mencapai 78,4 miliar dengan nilai transaksi Rp 386,9 miliar.

Baca Juga: Saham-saham ini banyak ditadah asing saat IHSG turun di sesi I, Senin (8/3)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada hari Senin:



Source link