ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


ILUSTRASI. Ramayana (RALS) akan menyerap kembali sebanyak-banyaknya 5% dari modal disetor atau maksimum 354,8 juta saham.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

ANTARAJATIM.NET – JAKARTA. Perusahaan ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Emiten dengan kode saham RALS itu akan menyerap kembali sebanyak-banyaknya 5% dari modal disetor atau maksimum 354,8 juta saham. 

“Biaya yang akan dikeluarkan atas rencana adalah sebanyak-banyaknya sekitar Rp 350 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham,” jelas Direksi RALS dalam keterbukaan informasi, Senin (8/3). 

Untuk melancarkan aksi buyback itu, RALS akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar 14 April 2021. Adapun pelaksanaan buyback akan dilakukan paling lama 18 bulan terhitung sejak tanggal persetujuan RUPSLB. 

Lebih lanjut Direksi RALS menjelaskan, melalui aksi buyback ini perusahaan ingin meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas kepada para pemegang sahamnya. Kendati menanggung kerugian pada tahun buku 2020 akibat pandemi Covid-19, RALS sudah mencetak laba untuk tahun-tahun sebelumnya dan Direksi RALS telah berhasil memelihara kecukupan likuiditas.

Baca Juga: Kinerja Ramayana Bergantung Pemulihan Saat Lebaran, Simak Rekomendasi Saham RALS

“Persetujuan atas rencana akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada Ramayana dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien,” ungkap Ramayana dalam keterbukaan informasi. 

Adapun buyback diyakini tidak akan mempengaruhi pembiayaan kegiatan usaha. Mengingat, RALS mempunyai modal kerja dan arus kas yang cukup serta memadai untuk melaksanakan buyback, termasuk pembiayaan kegiatan usaha. 

Dengan asumsi RALS melakukan pembelian kembali 354,8 juta saham dengan harga Rp 350miliar, maka jumlah aset dan jumlah ekuitasnya masing-masing diproyeksi tergerus Rp 350 miliar menjadi Rp 5,36 triliun dan Rp 3,38 triliun. Sementara rugi bersihnya tidak berubah Rp 132,97 miliar.

Baca Juga: Efisiensi dan transformasi jadi penopang pemulihan kinerja Ramayana (RALS) tahun ini

Untuk jumlah saham yang beredar menjadi 6,39 miliar dari sebelumnya 6,74 miliar. Adapun return on assets (ROA) akan naik 0,15% menjadi 2,48% dan return on equity (ROE) terkerek 0,37% menjadi 3,94%. 

Sekadar informasi, hingga penutupan perdagangan hari ini Senin (8/3) saham RALS tercatat menguat 6,58% ke Rp 810. Harga itu telah menguat 7,28% selama sepekan dan naik 20% selama sebulan terakhir. 

Baca Juga: Gerai di Mall Panakukang terbakar, kerugian Ramayana (RALS) dibayar asuransi

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di ANTARAJATIM Store.





Source link