ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


ILUSTRASI. Kantor Pos AS di New York, August 13, 2020. REUTERS/Carlo Allegri

Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

ANTARAJATIM.NET – NEW YORK. Amerika Serikat (AS) mulai menjalankan program energi hijau. Salah satunya mengganti kendaraan dinas pemerintahaan dengan mobil listrik.    
Sebagai awalan, Kongres mengusulkan Rancangan Undag-Undang untuk pengadaan kendaraan listrik ke United States Posted Service (USPS).

Dalam aturan itu Pos AS ini bakalan mendapatkan anggaran senilai US$ 6 miliar  untuk membeli puluhan ribu kendaraan listik untuk armada pengiriman.  “Kami menyambut dan tertarik dengan dukungan apa pun dari Kongres yang memajukan tujuan armada kendaraan Layanan Pos dengan emisi nol, dan infrastruktur yang diperlukan untuk mengoperasikannya,” kata USPS mengutip Reuters, Senin (9/3).

Bulan lalu, USPS mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memiliki kendaraan listrik yang merupakan 10% dari armada generasi berikutnya sebagai bagian dari rencana bernilai miliaran dolar untuk menghentikan kendaraan pengiriman berusia 30 tahun. USPS mengatakan dapat meningkatkan persentase itu jika menerima miliaran dolar dalam bantuan pemerintah.

RUU itu juga akan mensyaratkan tidak kurang dari 50% pembelian kendaraan menengah/berat menjadi listrik atau nol emisi hingga tahun 2029 dan semua kendaraan USPS baru menjadi nol emisi setelah Januari 2040.
Rencana pengadaan mobil listrik ini membuat saham produsen Workhorse Group Inc, melonjak 13%. Karena prospek perusahaan mungkin dapat menjual kendaraan pos listrik.  

Langkah ini juga seiring dengan keinginan Presiden AS Joe Biden yang berjanji untuk mengganti armada pemerintah yang berjumlah sekitar 650.000 kendaraan dengan model listrik. Saat ini terdapat sejumlah pabrikan lokal yang gencar memproduksi mobil listrik, mulai dari General Motors, Ford, Rivian, Tesla, hingga  Workhorse. Kesempatan mendapatkan proyek kendaraan listrik juga bisa diraih pabrikan asal Jerman, Volkswagen yang membuka pabrik di AS.






Source link