ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


Reporter: Anggar Septiadi, Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

ANTARAJATIM.NET –JAKARTA. Setelah lama dinanti, Bank Indonesia (BI) akhirnya resmi merilis penerapan biaya administrasi kepada merchant atas transaksi pembayaran memakai uang elektronik (e-money) berbasis cip (chip based). Kebijakan ini mulai berlaku  per 1 Maret 2021.
     
Pengenaan biaya administrasi yang dikenal sebagai merchant discount rate (MDR) itu diberlakukan terhadap transaksi uang elektronik berbasis cip untuk transaksi pembayaran tol dan transportasi umum, seperti mass rapid transit (MRT), KRL, Transjakarta, dan lainnya.

Jadi, nantinya, penerbit kartu e-money dapat mengenakan biaya MDR kepada merchant. Pengenaan biaya sebesar 0,5% dari transaksi.

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU



Source link