ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi

Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

ANTARAJATIM.NET –¬†JAKARTA. Pemerintah telah menghapus abu batubara atau yang dikenal Fly Ash Bottom Ash (FABA) hasil PLTU dari kategori limbah B3.

Kebijakan ini disambut positif sejumlah pelaku usaha pasalnya pemanfaatan FABA dinilai dapat lebih dioptimalkan ke depannya.

Ketua Umum  Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang mengungkapkan, pihaknya menyambut baik langkah pemerintah, terlebih sejumlah negara lain juga telah mendorong pemanfaatan FABA.

“Negara lain juga sudah dilakukan benchmark bahwa FABA didorong untuk pemanfaatan yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi pemerataan pembangunan dan UMKM karena banyak industri konstruksi, paving block, penguatan jalan bisa memanfaatkan FABA,” kata Arthur kepada ANTARAJATIM.NET, Sabtu (13/3).

Baca Juga: Begini respons Bukit Asam (PTBA) terkait abu batubara dihapus dari kategori limbah B3

Arthur memastikan pelaku usaha kelistrikan siap mendukung rencana pemerintah dalam pemanfaatan FABA.

Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Indika Energy Tbk (INDY) Ricky Fernando mengungkapkan pengelolaan FABA pada PLTU Cirebon tetap akan menerapkan standar yang sama.

“Indika Energy dan anak-anak perusahaannya menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam setiap kegiatan operasionalnya, termasuk dalam pengelolaan PLTU Cirebon,” jelas Ricky kepada ANTARAJATIM.NET, Jumat (12/3).

Ricky menambahkan, dengan penggunaan teknologi supercritical yang meningkatkan efisiensi pembakaran batubara maka secara 100% FABA yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk industri lainnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di ANTARAJATIM Store.





Source link