ANTARAJATIM

PORTAL BERITA JATIM


ILUSTRASI. SSSG Ace Hardware (ACES) turun lebih dalam pada Februari ketimbang Januari 2021.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

ANTARAJATIM.NET – JAKARTA. Di bulan Februari 2021, emiten ritel PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mencatatkan penurunan penjualan rata-rata tiap toko atau same store sales growth (SSSG) hingga 19,3%. Penurunan ini lebih besar daripada SSSG Januari  yang turun 18,5%. 

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, ACES mencatatkan same-store sales Rp 531,6 miliar di bulan Februari 2021. Jumlah tersebut menurun 10,6% secara bulanan dan 17,1% secara tahunan. 

Adapun penjualan secara year to date (ytd) 2021 ACES yang mencapai Rp 1,1 triliun atau menurun 16,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dianggap masih sejalan dengan proyeksi. Capaian penjualan ini setara 13% dari proyeksi tahun 2021. 

Dalam riset tersebut, Analis BRI Danareksa Sekuritas Andreas Kenny mengungkapkan, ketatnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali memperberat kinerja perusahaan. Kebijakan tersebut membuat jam operasional toko terbatas hingga pukul 21.00 WIB di Februari 2021. 

Baca Juga: Kenaikan penjualan Ace Hardware lesu pada Februari 2021, simak rekomendasi saham ACES

Adapun kondisi di bulan Maret 2021 masih akan menantang, mengingat PPKM mikro di Jawa dan Bali masih berlanjut. Di sisi lain, kasus Covid -19 yang masih meningkat merusak kepercayaan konsumen.

Akan tetapi, Kenny melihat lalu lintas mal akan lebih baik dibanding kondisi sebelumnya. Oleh karenanya SSSG di bulan Maret akan lebih baik dibanding sebelumnya, walaupun masih di ranah negatif. 

“Pertahankan beli dengan target harga yang masih sama Rp 1.800,” kata Kenny dalam riset, Kamis (18/3). Rekomendasi ini telah mempertimbangkan penjualan bulanan yang relatif sejalan dan perkembangan vaksinasi yang berpotensi mempercepat pemulihan penjualan ACES. 

Baca Juga: Jelang Ramadan, ini saham-saham barang konsumsi yang bisa dilirik

Asal tahu saja, hingga penutupan perdagangan hari ini Kamis (18/3), saham ACES ditutup menguat 0,99% di level 1.530. Pergerakan sahamnya cenderung melemah 4,67% sepekan dan melorot 5,85% sebulan terakhir.

Kenny memproyeksikan Ace Hardware bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 8,61 triliun tahun ini. Sementara laba bersihnya diprediksi menyentuh Rp 961 miliar.

Adapun saham ACES saat ini diperdagangkan pada 28,3 kali pendapatan ACES tahun 2021, mendekati +1STD dalam lima tahun ke depan PE. “Artinya relatif terjangkau pada saat ini karena terbukti ketahanannya di antara emiten ritel lain,” pungkas dia. 

Baca Juga: Prospek Ace Hardware (ACES) sangat tergantung kebijakan pembatasan sosial

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di ANTARAJATIM Store.





Source link