Fri. Jan 28th, 2022
4 Tanda Bubur Bayi Instan Tidak Layak Konsumsi

Bayi membutuhkan makanan yang bertekstur lebih lembek atau lunak saat ia mulai program MPASI pertama kali. Seiring perkembangan usia bayi yang semakin besar, anak membutuhkan menu makanan bertekstur lebih kasar untuk melatih sistem pencernaan mereka. Bila Anda membeli bubur sereal bayi, maka pastikan memilih pilihan produk sesuai dengan perkembangan usia si kecil. Anda juga harus memperhatikan bahwa bubur bayi terbuat dari bahan berkualitas yang aman dikonsumsi buah hati tercinta.

Bubur Bayi yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi

Sebagai orang tua yang bijak, Anda jelas memperhatikan tanggal kadaluarsa yang ada pada kemasan bubur sereal bayi instan. Pastikan cara penyajian sesuai dengan prosedur yang ada pada kemasan sereal tersebut. Kenali tanda bubur bayi yang tidak layak dikonsumsi si kecil yaitu :

1. Kemasan produk

Tidak hanya mengecek tanggal kadaluarsa saja, Anda harus memastikan kualitas kemasan produk. Hindari membeli produk bubur bayi yang memiliki kemasan rusak, terbuka atau cacat produksi, termasuk kerusakan selama proses distribusi atau faktor eksternal lain.

2. Perhatikan warna bubur

Anda harus melihat adanya perubahan warna pada bubur bayi yang terlihat tidak wajar sesuai dengan kandungan bahan. Misalnya bubur kacang merah memiliki warna kemerahan, sedangkan bubur kacang hijau akan memiliki warna hijau. Hal serupa berlaku untuk bahan-bahan alami lain yang direkomendasikan untuk MPASI bayi.

3. Perhatikan bau bubur

Selain warna yang aneh, Anda juga harus mewaspadai terjadi perubahan bau atau aroma pada bubur tersebut. Bau bubur yang mirip makanan basi tidak layak dikonsumsi lagi alias wajib masuk dalam kotak sampah. Bila Anda membuat bubur dari sereal instan, sebaiknya buat dalam porsi lebih kecil sesuai dengan usia anak. Pada anak usia minimal enam bulan, frekuensi dan porsi makan cukup 3-9 sendok makan bubur 2-3 kali sehari.

4. Perhatikan rasa

Anda bisa mencoba mencicipi rasa bubur untuk mengetahui apakah bubur bayi layak dikonsumsi atau tidak. Terkadang orang tua hanya memperhatikan warna dan bau bubur yang bagus, tapi melupakan poin penting soal rasa. Bisa saja rasa bubur sudah berubah dan tidak layak dikonsumsi sehingga si kecil enggan menelan makanan tersebut. Cek kembali sebelum menyajikan menu MPASI yang sehat untuk perkembangan fisik dan mental bayi mulai sekarang, ya!

Bubur sereal bayi yang sudah terlanjur dibuat dalam jumlah banyak bisa Anda simpan di kulkas. Namun, pastikan sisa bubur hanya memiliki satu porsi makan saja. Selain itu, simpan sisa bubur yang belum diolah dalam kemasan yang tertutup rapat dan simpan di kulkas. Proses penyimpanan yang salah bisa membuat kandungan pada bubur berubah dan tidak layak dikonsumsi si kecil. Bahaya bubur sereal yang sudah berubah warna, aroma dan rasa bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan buah hati tercinta, lho!

By admin